Home arrow News arrow School Activities arrow Hari Pertama di KL
riana.JPG
Browse this website in:
Home
Official Site
News
Links
Contact Us
News Feeds
Downloads
Admission for SD, SMP, SMA
Admission for Kindergarten
Kurikulum KTSP
Video Streaming SIB
YouTube SIB Bangkok
Daftar Buku T.P. 2019/2020
Hari Pertama di KL PDF Print E-mail
Sunday, 25 November 2007

 25 Nopember 2007, hari Pertama di Kuala  Lumpur begitu melelahkan setelah perjalanan jauh dari Bangkok-Kula Lumpur. Walaupun melelahkan kita selalu tertawa ketika membaca bahasa Malaysia yang menurut kami terasa lucu (red: klo ada Bu Heni langsung mengkiritik dan menghapus papan nama dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar). Kami datang dari Bangkok sampai di Kuala Lumpur International pukul 11.55 waktu setempat. Setelah beberapa saat dijemput oleh Staf Protokol KBRI Kuala Lumpur langsung menuju Genting View Resort. Sesampainya di pendaftaran peserta, kami langsung makan siang dengan beberapa SILN dan panitia. SILN yang telah datang adalah SI Ryadh, SI Damascus, SI Moskow, SI Yangon, SI Jeddah sedangkan yang lainnya menyusul.

Kami menginap di Genting View Resort Telpon 60361002268. Kami ditempatkan di beberapa di ruang di beberapa ruang Ruang dengan 3 kamar, 2 kamar mandi, dapur dan kamar tamu di ruang Kempas A1 Ruang 205 ialah Bapak Agus, Bapak Soleh, Fia, Shinta, Ngurah dan Hanif. Sedangkan Selvi di ruang 508 bersama dengan anak-anak dari SILN Tokyo. Erik ditempatkan di Ruang 204 bersebelahan dengan SILN SIB dengan SI Jeddah.

 Setelah Shalat Magrib dan mandi, peserta dari SIB datang pertama, mereka mendahului peserta yang lainnya. Acara pembukaan dimeriahkan oleh tarian dan band dari siswa/i Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Kemudian dilanjutkan dengan ketua panitia Bapak Muhamad Imran Hanafi (Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur). Sebagai perwakilan dari Mandikdasmen yaitu Sekjen Mandikdasmen Bapak Bambang Indrianto, M.Sc. Beliau menegaskan tentang tujuan dari Apresiasi dan Kreasi SILN adalah aspek pendagogik dan aspek silaturahmi. Beliau juga menegaskan tentang  bahwa kelulusan tidak hanya ditentukan oleh hasil ujian nasional. Kelulusan SD, SMP dan SMA ditentukan oleh 5 (lima) klompok mata pelajaran. Ujian nasional memang terasa sulit, ujian sekolah dalam menguji 5 kelompok mata pelajaran lebih mudah. Mudah untuk lulus tetapi sangat sulit untuk diterapkan. Kurikulum KTSP berbasis kompetensi. Kompetensi bukan hanya ditentukan oleh kelulusan ujian tulis tetapi diaplikasikan kehidupan. Seluruh siswa SD, SMP dan SMA

  1. Pendidikan agama dianalogikan seperti Cak Noer (Nurcholis Majid)
  2. Pendidikan akhlak mulia
  3. Pendidikan Kewarganegaraan dan kepribadian
  4. Pendidikan estetika seperti Moza
  5. Pendidikan kinestetika seperti Mike Tyson

Kelima kelompok tersebut diujikan oleh guru dengan sistem fortopolio. Penilaian fortopolio tidak dengan angka tetapi dengan nilai seperti A, B dan C. Pembukaan acara tersebut ditutup dengan tarian dari SI Moskow, SI Damascus dan dari Genting Resort juga tidak ada kalahnya. Akhirnya sampai pukul 10 malam waktu setempat, kami baru bisa masuk ke kamar masing-masing kembali dan tidur untuk persiapan acara keesokan harinya. Kami masih menunggu Bu Kepala Sekolah dan Pak Agus kembali dari tecnical meeting tentang lomba secara keseluruhan.

 
< Prev   Next >