Home arrow News arrow School Activities arrow Hari Kedua di Kuala Lumpur
inrayati.JPG
Browse this website in:
Home
Official Site
News
Links
Contact Us
News Feeds
Downloads
Admission for SD, SMP, SMA
Admission for Kindergarten
Kurikulum KTSP
Video Streaming SIB
YouTube SIB Bangkok
Daftar Buku T.P. 2019/2020
Hari Kedua di Kuala Lumpur PDF Print E-mail
Tuesday, 27 November 2007
 Setelah Ibu Kepala Sekolah dan Bapak Agus Sukina datang untuk menghadiri technical meeting dengan panitia tentang pengundian nomor urut peserta dalam kegiatan Apresiasi dan Kreasi Sekolah Indonesia di Malaysia. Adapun yang diperlombaka dalam kegiatan saat ini adalah Lomba Kreasi IPA/IPS/Teknologi tingkat SD, SMP dan SMA, Lomba Apresiasi Seni Tari dan Seni Musik. Ketiga kriteria tersebut diperebutkan oleh 13 SILN saja, sedangkan SI Beograd berhalangan hadir. Kegiatan lomba kreasi dan inovasi media pembelajaran oleh guru ternyata tidak dipertandingkan. Sebenarnya utusan guru dari SIB sangat kecewa terhadap keputusan sepihak yang tidak diinformasikan sebelumnya. Kami harap karya tulis ilmiyah yang berjudul Penerapan CMS Moodle dalam menganalisa uji coba soal oleh Bpk Soleh dan Penerapan pembelajaran kunci 8 dalam pembelajaran seni gamelan oleh Bpk Agus Sukina dapat dibawa di forum ilmiah lainnya.
Siswa/i yang berada di Ruang A1 205 menunggu temannya di Ruang A1 204. Sedangkan Selvi di ruang A1 508 masih bisa membangunkan teman-temannya untuk Shalat subuh. Setelah sarapan pagi sekitar pukul 08.00, siswa SIB kembali lagi untuk melanjutkan aktifitas seperti biasanya (chatting dengan temannya di Bangkok, terkadang main games PS2 juga). Latihan gladi bersih dilaksanakan setelah shalat zuhur karena kami harus ikut dalam kegiatan presentasi para kepala sekolah SILN. Kegiatan kepala sekolah dilanjutkan dengan workshop dari Deplu dan Mandikdasmen
Pukul 05.00 sore lebih sedikit, kegiatan lomba kreasi seni tari berlangsung dengan meriah. SIB mendapat nomor urut 4 setelah SI Kuala Lumpur. Dengan berbekal kuda dari Bangkok, SIB untuk sementara mendapat tepukan yang meriah dari para penonton yang hadir pada saat itu. Tari Lumping Bangkok mendapat kesan yang baik di hati para penonton, karena dengan energik dan dengan pakaian berbagai etnik sangat memukau para penonton. Kami optimis untuk dapat merebut posisi juara pada nomor ini, sementara  masih ada 7 SILN lagi yang dapat menjadi saingan berat yang akan berlangsung kamis mendatang. Sangat disayangkan sound system di Genting View Resort tidak mendukung kegiatan musik yang berskala internasional tersebut. Sore itu hanya 7 negara yang tampil yaitu SI Tokyo, Si Moskow, SI Kuala Lumpur, SI Bangkok, Si Singapura, SI Cairo dan SI Mekkah.
Setelah makan sore dan shalat Magrib, kegiatan dilanjutkan dengan kreasi seni musik. Pada nomor ini  SIB mendapat kesempatan pada nomor ke-6 setelah SI Davao. Pada nomor ini kami pesimis dengan beberapa pertimbangan. Kami tidak memprioritaskan untuk merebut posisi juara pada nomor ini. Sound system yang sangat mengganggu penampilan serta tidak adanya manajemen panggung yang baik, peserta SILN yang lainnya pun tidak puas terhadap kesiapan panitia. Panitia dari SIK kelihatan 3 orang tidak bisa berbuat banyak karena keterbatasan tenaga, akhirnya peserta guru pun turun tangan dengan mengambil alih sound system dari SI cairo dan stage manager dari SIB.
Selepas pukul 10 malam, peserta SIB merasa sudah lapar kembali karena dinginnya cuaca. Akhirnya dengan bantuan pak sopir panitia, kami dapat mencari makanan kecil (mie sedap, air minum, dll) ke tempat yang agak jauh. Akhirnya peserta pun berteriak seveeeeeeeeen. Alhamdulillah kami masih bisa makan mie untuk mengganjal perut untuk persiapan latihan presentasi nanti malam. Kami baru bisa tidur sekitar pukul 2 pagi. Sudah ya.. dah gak konsen nih........ZZZZZZZZZZZzzzzzzzzzzzz...
 
< Prev   Next >