Home arrow News arrow School Activities arrow Hari Ketiga di Kuala Lumpur (www.gundul2pancul.cul)
susianto.jpg
Browse this website in:
Home
Official Site
News
Links
Contact Us
News Feeds
Downloads
Admission for SD, SMP, SMA
Admission for Kindergarten
Kurikulum KTSP
Video Streaming SIB
YouTube SIB Bangkok
Daftar Buku T.P. 2019/2020
Hari Ketiga di Kuala Lumpur (www.gundul2pancul.cul) PDF Print E-mail
Wednesday, 28 November 2007
Keterlambatan untuk sarapan pagi adalah hal yang biasa kami lakukan, bangun siang karena mempersiapkan presentasi kemarin malam sampai pukul 02 pagi. Padahal persiapan presentasi itu cuma dilaksanakan sekali saja. Hari Selasa yaitu hari ketiga kami di Kuala Lumpur adalah hari penentu perjuangan peserta siswa SIB. Tidak ada lomba lagi setelah hari itu. Lomba karya ilmiyah bidang IPA/IPS/Teknologi adalah targetan kami untuk merebut posisi bergengsi ini. Setelah sarapan pagi, ternyata lomba telah dimulai sejak pukul 09 pagi. Kami baru sarapan pagi pukul 09 pagi. Setelah melihat beberapa penampilan dari peserta lain, kami bisa ambil pelajaran dari kesalahan mereka dan bisa mengambil kelebihan mereka. Kami kembali ke kamar A1 205 untuk mempersiapkan presentasi kembali.
Panitia yang sangat ketat terhadap waktu presentasi yang hanya dibatasi 30 menit saja. Apabila presentasi dilakukan lebih dari 30 menit, maka setelah itu tidak ada nilai presentasi. Kami berusaha sekuat mungkin untuk mensiasati dalam menghemat waktu. Latihan presentasi pertama pada pagi itu menghabiskan waktu hampir 40 menit. Akhirnya kami sepakat untuk merubah sedikit presentasi siswa SMP dengan alasan tertentu. Kami sangat khawatir apabila presentasi peserta SD dirubah, kami juga tidak berani untuk merubah presentasi peserta SMA, karena ditakutkan merubah ruh dari penelitian itu sendiri. Kami hanya bisa merubah presentasi siswa SMP karena pembimbingnya ikut dalam lomba ini. Kami telah merubah sedemikian rupa presentasi tentang seputar Thailand. Kami pun merubah juga presentasi peserta SMP yang berjudul 3 musim di Thailand.
Setelah pengeditan selesai kamipun mengulangi presentasi kembali akhirnya kami bisa menepatkan waktu 30 menit untuk 3 presentasi tersebut. Kami mendapat kesempatan pada urutan ke-9 setelah SI Damascus. Pembimbing sengaja tidak ikut campur secara teknis persiapan presentasi mereka di hadapan juri dan peserta lain. Komandan lapangan untuk lomba LKTI ini adalah Erlangga Krintanto Hendratono (Erik) dan secara teknis IT dijabat oleh Maylia Selvi Suswadi (Selvi) yang kita tahu memiliki kelebihan dalam bidang IT. Sengaja kami menggunakan laptop SIB, karena didalamnya telah berisi video dll sebagai jawaban apabila ada pertanyaan dari fasilitator.
Presentasi berjalan lancar dimulai dengan presenter muda dari peserta tingkat SMP (Ngurah dan Shinta), dilanjutkan oleh peserta tingkat SMA (Erik dan Selvi) dan terakhir oleh peserta tingkat SD (Hanif dan Fia). Hanif pada saat itu terganggu kesehatan badannya akhirnya bisa mempresentasikan penelitiannya dengan baik. Berdasarkan temuan kami bahwa  waktu presentasi kami hanya kelebihan beberapa menit saja, ternyata panitia telah memperingatkan para presenter untuk selesai. Ketika presentasi SD baru 5 (lima) menit saja panitia telah memperingatkan peserta tentang batas waktu tersebut. Akhirnya presenter dari SD ini melanjutkan presentasinya dengan baik. Tetapi anehnya setelah presentasi SD selesai, waktu yang tersisa tinggal 5 (lima) menit saja untuk forum tanya jawab dari fasilitator (juri). Kami tahu bahwa presentasi SD tidak akan lebih dari 10 menit, ternyata telah menghabiskan 20 menit (45 menit (jatah waktu presentasi) - 25 menit (presentasi SMP dan SMA)-5 menit (forum fasilitator)= 15 menit (presentasi SD)). Jadi sekitar 15 menit untuk presentasi SD, padahal ketika latihan kami menghitung hanya 8 menit untuk presentasi mereka.
Tetapi tidak mengapa, karena kami mendapat apresiasi yang tinggi dari para fasilitator, mereka berkomentar tentang tulisan dari ketiga hasil penelitian tersebut, terutama tingkat SMA seperti skripsi S1 saja. Cuma ada beberapa yang harus diperbaiki sehingga penelitian ini dapat digunakan layaknya sebuah skripsi S1. Kami mengucapkan terima kasih especially Mba Yanti Ashar yang telah membantu penelitian ini.
Riuh tepuk tangan pun terdengar ketika presentasi SMA tentang temuannya bahwa tukang sampah bangga terhadap pekerjaannya untuk kepentingan negara, Erik langsung berkata wow, dan diikuti oleh  peserta yang lain wo wo wo wow dan disambut kembali oleh Erik wo wow. Akhirnya kita dijuluki oleh peserta lain dengan sebutan wo wow. Akhir dari penampilan akapela dengan judul gundul-gundul pacul cul (versi Erik) peserta SIB kemarin telah memberikan icon kepada peserta SIB dengan sebutan wo wow. Akhirnya kami berniat mempublikasikan website kami yang baru yaitu wow wow wow dot gundul-gundul pacul dot cul.
Kami telah Sudah ach... mau persiapan jalan-jalan besok nih... sampe ketemu dihari ke-4.
 
< Prev   Next >