Home arrow News arrow School Activities arrow Hari Kelima di Kuala Lumpur
riana.JPG
Browse this website in:
Home
Official Site
News
Links
Contact Us
News Feeds
Downloads
Admission for SD, SMP, SMA
Admission for Kindergarten
Kurikulum KTSP
Video Streaming SIB
YouTube SIB Bangkok
Daftar Buku T.P. 2019/2020
Hari Kelima di Kuala Lumpur PDF Print E-mail
Friday, 30 November 2007
 Berbeda dengan 6 peserta SILN lainnya, SI Bangkok tidak ada lagi kegiatan yang berarti bagi peserta siswa/i. Mereka hanya menunggu hasil penentuan posisi baik menari, seni musik ataupun presentasi karya ilmiah dari fasilitator. Tidak banyak yang mereka perbuat hari ini, kecuali hanya melihat ke-6 teman-teman SILN yang tampil pada hari ini. Sebelum teman-teman SILN tampil, pagi hari sampai pukul 04 sore diadakan presentasi tentang inovasi media pembelajaran.


Seorang guru dituntut bukan hanya menterjemahkan kurikulum yang ada, mengembangkan kurikulum, tetapi guru sebagai reseacher (peneliti), bapak Asyikin dari SMA 70 menandaskan. Media pembelajaran sangat penting dimiliki oleh seorang guru dalam mengembangkan kurikulum. Penggunaan media pembelajaran yang tepat dalam pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.  Apabila dilihat dari jadwal yang telah dibagikan ke peserta sebelumnya yang terdapat dalam website ini tertera 25 menit untuk setiap SILN. Tetapi panitia merubahnya dengan setiap SILN hanya dibatasi 10 menit untuk mempresentasikan. Banyak SILN yang memiliki 2 (dua) media pembelajaran yang berbeda atau bekerja secara individual. Seperti SI Bangkok memiliki 2 (dua) media pembelajaran yaitu tentang Kunci Delapan Sebagai Strategi Pembelajaran Gamelan Jawa Para Siswa SD dan Penggunaan CMS Moodle sebagai Uji Coba Soal, tidak akan mungkin dalam waktu 5 menit setiap presenter untuk mempresentasikan hasil karya mereka.
Walaupun tidak dilombakan dalam inovasi media pembelajaran, hendaknya panitia memahami substansi dari kegiatan ini yaitu bagaimana antar guru dapat share informasi tentang inovasi media pembelajaran dari sekolah lain yang ada di SILN. Kami mengharap ada semodel simposium yang dapat diikuti oleh seluruh peserta guru, dengan hak bicara yang sama seperti fasilitator. Dengan demikian kami dapat memperoleh tambahan ilmu tentang bagaimana inovasi media pembelajaran yang baik, bukan bagaimana cara menulis karya ilmiah yang baik. 
 
< Prev   Next >