Home arrow News arrow School Activities arrow Kunjungan SIB ke Komunitas Jawa di Bangkok
novita.JPG
Browse this website in:
Home
Official Site
News
Links
Contact Us
News Feeds
Downloads
Admission for SD, SMP, SMA
Admission for Kindergarten
Kurikulum KTSP
Video Streaming SIB
YouTube SIB Bangkok
Daftar Buku T.P. 2019/2020
Kunjungan SIB ke Komunitas Jawa di Bangkok PDF Print E-mail
Thursday, 26 April 2007

 Dengan berbekal penasaran dari pernyataan Pak Surat, akhirnya siswa kelas XI SMA IPS Tiar dan Novel ditemani oleh Saskya (siswi XII SMA IPS yang sedang mengikuti ujian akhir) datang ke Komunitas Jawa di Bangkok. Tidak bedanya dengan ciri khas dari komunitas muslim di Thailand adalah berdampingan antara Mesjid dan pekuburan, kampung Jawa yang mayoritas muslim pun terdapat Mesjid dan Pekuburan yang besar sekitar 1000 kuburan lebih dengan luas 2 hektar.

Pada awalnya komunitas Jawa di sana cuma 5 orang asli dari Jawa, Bapak Ahmad Aska (84 tahun) adalah keturunan Jawa tertua di Kampung Jawa dari 5 bersaudara yang telah dikaruniai 11 orang putra/i tersebut. Beliau bercerita bagaimana orang tuanya datang ke Bangkok dan menetap serta menikah. Aska Bin Roso, ayah beliau adalah pekerja yang berasal dari Kendal Jawa Tengah yang dipekerjakan oleh Jepang ketika Perang Dunia II yang terkenal dengan peristiwa pengeboman rel kereta api oleh sekutu di Kanchanaburi. Jika anda ingin pergi ke Kanchanaburi, sekitar 2 jam perjalanan dari Bangkok, anda dapat melihat museum JEATH (Jepang, Europe, Australia and Thailand).

Siswi SIB pun merasa terharu ketika seorang Kakek menitikan air mata merasa terharu seakan-akan ditengok oleh anak dan cucunya berasal dari Indonesia khususnya dari Jawa. Dengan bahasa Jawa yang terbata-bata beliau menanyakan kepada siswi SIB "Wis mangan durung" (red: sudah makan belum?), maka beliau pun teringat kepada orang tuanya ketika ditanyakan sudah makan atau belum?  

Komunitas Jawa di Bangkok telah berakulturasi dengan kebudayaan Thailand menandakan bahwa kita sebagai orang Indonesia memiliki tanggungjawab kepada cultural heritage bangsa kita sendiri, lebih-lebih di negeri lain. Tidak banyak yang diharapkan oleh Pak Ahmad Aska, beliau meminta apabila ada orang Jawa yang datang ke Thailand, dengan sangat untuk datang ke kampung Jawa sebagai pengobat rindu kepada komunitasnya dahulu. Kita sebagai duta bangsa Indonesia pun memiliki tanggung jawab yang besar untuk melestarikan budaya Jawa di negara Gajah Putih ini.

 

 
< Prev   Next >