Home arrow News arrow School Activities arrow Tari Giring-Giring dan Pencak Silat Meriahkan Pre-Indonesian Day Sekolah Indonesia Bangkok 2020
novita.JPG
Browse this website in:
Home
Official Site
News
Links
Contact Us
News Feeds
Downloads
Admission for SD, SMP, SMA
Admission for Kindergarten
Kurikulum KTSP
Video Streaming SIB
YouTube SIB Bangkok
Daftar Buku T.P. 2019/2020
Tari Giring-Giring dan Pencak Silat Meriahkan Pre-Indonesian Day Sekolah Indonesia Bangkok 2020 PDF Print E-mail
Wednesday, 11 November 2020

(Bangkok, 13 November 2020) Sekolah Indonesia Bangok, sebagai sekolah Indonesia yang berada di luar negeri selain menjadi tempat untuk menimba ilmu bagi setiap pelajar Indonesia, juga menjadi media diplomasi budaya Indonesia untuk masyarakat setempat khususnya di Thailand. Pada kesempatan itu, Sekolah Indonesia Bangkok mendapat undangan resmi dari Thamasat University, untuk mengisi acara dalam rangka diplomatic relationship Indonesian Day. Untuk mempersiapkan dan memaksimalkan tampilan yang akan disaksikan oleh banyak orang, maka Sekolah Indonesia Bangkok berinisiatif mengadakan acara pre-Indonesian Day yang bertujuan untuk memaksimalkan dan memberikan kesempatan latihan tampil langsung bagi siswa yang akan menari di acara Indonesian Day. Pre-Indonesian Day, dihadiri oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Bangkok, Prof. Dr. Mustari, M.Pd., Darmawanita, Ketua Komita dan juga orang tua dari siswa yang akan tampil menari di Thamasat University. Pada kesempatan itu, Atdikbud KBRI Bangkok memberikan arahan dan wawasan tentang pentingya diplomasi budaya dan bahasa, baik yang secara langsung maupun yang tidak langsung, karena dengan berdiplomasi akan berdampak pada semakin eratnya hubungan bilateral kedua negara. Setiap warga negara yang berada di luar negeri, berarti menjadi perwakilan wajah dari jutaan rakyat Indonesia, maka sudah menjadi kewajiban untuk setiap siswa memiliki kemampuan dalam berbudaya ataupun berbahasa. Acara pre-Indonesian Day, selain menampilkan Tari Giring-Giring yang dibawakan oleh Ailen (Kelas 10 SMA), Salsa (Kelas 11 SMA) dan juga Aura (kelas 8 SMP) sebagai tampilan utama, ada tampilan budaya lainnya, yaitu penampilan pencak silat, seni tungggal oleh Alifia (kelas 10 SMA) yang mendapat juara 1 tingkat SILN dan akan mewakili SILN untuk final tingkat nasional. Kemudian penampilan Story Telling dari Deana (SMA kelas 11 SMA) dan Darril  (kelas 10 SMA) menambah seru acara. Selanjutnya workshop Angklung yang dibimbing langsung oleh Bu Bany (guru SBK) meramaikan suasana. Pada akhir acara, di tutup dengan workshop  pembuatan tempe yang disampaikan oleh Bu Muslimah, Bu Inra dan Bu Agustina, pemaparan tentang tempe, proses pembuatan dan kandungan gizi yang ada di dalam tempe. Serta beberapa guru yang turut serta mempersiapkan keberlangsungan acara makan tempe mendoan bersama yang langsung disiapkan oleh Bapak Didit, Bu Intan, Bu Intan, dan Bu Nurul menambah kehangatan suasana Acara berlangsung meriah, dengan diakhiri beberapa masukan dan evaluasi langsung dari Atdikbud tentang acara pre-indonesian Day, supaya bisa menampilkan yang terbaik dan lebih baik lagi ke depannya. (Rdp)

 
Next >