Home
ida.JPG
Browse this website in:
Home
Official Site
News
Links
Contact Us
News Feeds
Downloads
Admission for SD, SMP, SMA
Admission for Kindergarten
Kurikulum KTSP
Video Streaming SIB
YouTube SIB Bangkok
Daftar Buku T.P. 2019/2020
Mid Semester
Count to
Time left
0 days
0 hours
0 minutes
Login Form





Lost Password?
No account yet? Register
Statistic
434,052Visitors:
14Visitors today:
48Visitors yesterday:
78.27Visitors per day: Ø
2.46Page views per visitor: Ø

Announcements

Ekstrakurikuler
  • Kegiatan Ekstrakurikuler untuk SD Kelas 1 s/d 6 dilaksanakan setiap Pukul 15.30-17.00 hari Senin=Gamelan dan Renang, Selasa=Sepak Bola, Rabu=Pencak Silat, Kamis=Tari Tradisional dan Tahsin Quran, dan Jumat=Pramuka Pukul 14.00-16.00 dan Badminton.
  • Kegiatan Ekstrakurikuler untuk SMP dilaksanakan setiap hari Senin=Gamelan, Selasa=Pencak Silat, Rabu=Sepak Bola dan Batik, Kamis=Tari Tradisional dan Tahsin Quran, dan Jumat Latihan Pramuka Pukul 14.30-16.00 dan Badminton.
  • Kegiatan Ekstrakurikuler untuk SMA dilaksanakan setiap hari Senin=Gamelan dan Tahsin Quran, Selasa=Pencak Silat, Rabu=Sepak Bola dan Batik, Kamis=Tari Tradisional, dan Jumat Latihan Pramuka Pukul 14.30-16.00 dan Badminton.
 
Antusiasme Gugus Depan Luar Negeri mengikuti Lokakarya Virtual Latihan Kepramukaan PDF Print E-mail
Sunday, 13 December 2020
  Pada tanggal 12-13 Desember 2020 Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menyelenggarakan “Lokakarya Virtual Latihan Kepramukaan Gugus Depan Perwakilan RI Luar Negeri selama Masa Covid-19,” yang diikuti lebih dari 170 peserta dari Gugus Depan Luar negeri, termasuk  Atdikbud KBRI Bangkok, Prof. Dr. Mustari, M.Pd., Kepala Sekolah Indonesia Bangkok (SIB), Susianto, S.Pd., M.Si, dan semua guru SIB. Lokakarya dibuka oleh Ka Kwarnas diwakili oleh Sekjen Kwarnas, Mayjen TNI Dr. Bachtiar. Pada arahannya, Ka Kwarnas meminta pramuka diaktifkan di setiap Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN), dan diharapkan kakak pembina untuk dapat menjalin kerjasama dengan organisasi kepramukaan setempat. Selanjutnya adalah arahan dari Mendikbud, Nadim Makarim, yang menjelaskan relevansi pramuka dengan tujuan Merdeka Belajar, yaitu membentuk manusia yang bertakwa, berakhlak mulia, berilmu, kreatif, mandiri, dan terampil. Kak Dede Yusuf Macan Effendi, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, pada paparannya tentang peran negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya pendidikan kecakapan hidup, karakter, cinta tanah air melalui kepramukaan, menyampaikan bahwa Komisi X sedang mengusulkan untuk merevisi Undang-undang sistem pendidikan nasional, dengan memasukkan pramuka sebagai salah satu pembentukan karakter dan skil, tidak hanya ekskul tapi juga sebagai training vokasional. Nara sumber kedua, Drs. Ahmad Rusdi, Wakil Ketua Kwartis Nasional Ketua Komisi Kerjasama Luar negeri, menghimbau kepada gugus depan agar dapat menyelenggarakan kegiatan yang mencerminkan kehidupan nyata, seperti penanggulangan covid-19, mengadakan kerjasama, melibatkan kemitraan yang sesuai dengan tujuannya, dan mengajak para gugus depan bisa berperan serta sehingga dapat mendukung dan bekerja sama dengan kwarnas. Acara selanjutnya adalah diskusi interaktif dimana masing-masing perwakilan diberi kesempatan untuk menyampaian kegiatan, usul, atau saran mengenai kegiatan kepramukaan. Dalam sesi tanya jawab ini, Atdik KBRI Bangkok, Prof. Dr. Mutari M. Pd. menyampaikan kegiatan kepramukaan di Gugus Depan KBRI Bangkok dan Yangon sebelum pandemi, dan sampai sekarang siswa dan guru SIB mengenakan seragam lengkap pramuka di tiap Jumat. Di hari kedua, Minggu, 13 Desember 2020, acara dibuka dengan permainan tebak kata dari Kak layen, sebagai pembawa acara, dilanjutkan pemaparan dari Kak Jana T Anggadiredja, Kak Rio Ashadi, dan Kak Brata Tryana H. Pada paparannya tentang Fundamental Kepramukaan, Kak Jana menyampaikan sejarah, filosofi dan pendekatan dalam melaksanakan kegiatan kepramukaan dengan mempertimbangka 5 kecerdasan, yaitu spiritual. emosiona, intektual, sosial, dan fisik. Kak Rio Ashadi memaparkan tentang standar kepramukaan yang aman dan nyaman, tanpa mengurangi kualitas tujuan, namun tetap memperhatikan kondisi setempat. Kak Brata menyampaikan 6 landasan dalam kegiatan kepramukaan, antara lain mengambil manfaat dari kegiatan kepramukaan, sebagai peluang bisnis, terus melakukan kerjasama dengan pramuka setempat namun tetap koordinasi dengan Kwarnas, dan memperhatikan protokol kesehatan. Pada penutupan acara, Kak Jana menyampaikan pentingnya kegiatan daring seperti ini untuk memberi bekal kepada  kakak Pembina di luar negeri, dan menyampaikan terima kasih kepada kakak Pembina yang telah hadir mengikuti lokakarya virtual ini. (AR)

 

 
< Prev   Next >