Tari Giring-giring dan Ansambel Angklung-Kolintang SIB pada AASIC 2020
Friday, 04 December 2020
 Bangkok, 4 Desember 2020-Sekolah Indonesia Bangkok Kembali menunjukkan eksistensinya pada misi diplomasi budaya dalam kegiatan 8th ASIAN Academic Society International Conuference (AASIC). Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun yang diprakarsai oleh Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (PERMITHA) dan KBRI Bangkok. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 70 peserta yang berasal dari berbagai negara di Asia, dengan 6 pembicara yaitu Dr. Rohimah Mohamud, Prof. Dr. Mark Beeson, Assoc. Prof. Dr. Duangpun Kritchanchai, Glanny Martial C. Mangindaan, Prof. Dr. Mustari, M.Pd., dan Dr. Purwiyatno Hariyadi. Tema kegiatan pada tahun ini adalah “ASIA Sustainable Innovation: Global Health Diplomacy, Technology and SDGs Accordance”. Tema ini diusung dengan fokus pada kegiatan rehabilitasi dan pemulihan serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 pasca pandemi Covid-19. Meskipun diadakan secara daring melalui zoom meeting, penampilan para peserta didik Sekolah Indonesia Bangkok dapat menghibur para peserta yang hadir dalam kegiatan otersebut. Pada kegiatan pembuka, ditampilkan video Tari Giring-giring yang dimainkan oleh Salsa, Aura dan Aileen. Selanjutnya pada sesi break, ditampilkan ansambel musik angklung dan kolintang yang dimainkan oleh Shinta, Alya, Zahra, Aria, Tabia, Khairan, Sophie, Alif, Rahul, Mahdy, Niya, Zahra, Hasbi, Nafis, Bening, Farrel, Denika dan Diang. Konferensi ini bertujuan untuk memperkuat riset inovasi melalui hubungan diplomatik antar negara, serta merupakan wadah untuk berbagi pengetahuan dan keahlian para peserta. Konferensi ini juga mengundang partisipan untuk mempresentasikan ide penelitian dan pengalaman sesuai bidang masing-masing.